Cari Blog Ini

Selamat datang di Inspirasiku

Realisasi Mimpi = Doa +Optimis + Positif Thingking+ Usaha + Mental Baja :)

Senin, 02 Mei 2011

Karena perilaku anak adalah perilaku kita






Ketika saya sedang berjalan-jalan menyusuri sebuah taman kota di ibukota ini, tiba-tiba saya melihat seorang anak yang membuang sampah pada tempatnya. Hati saya begitu senang sekali ini menandakan kebiasaan sudah ditanamkan sejak dini kepada anak itu. Bahkan anak itu asyik memunguti sampah tersebut, pemandangan yang sangat baik untuk dijadikan sebuah pembelajaran anak-anak kita nantinya.
Hal ini bertolak belakang dengan keadaan keseharian, sering sekali kita melihat banyak orang tua yang justru membiarkan anak-anaknya membuang sampah tidak pada tempatnya. Apalagi begitu mirisnya ketika melihat orang tuanya sendiri yang melakukan tersebut sehingga tanpa disadari anak-anak tersebut meniru perilaku orang tua.
Ada pepatah mengatakan bahwa perilaku anak-anak berawal dari lingkungan dari rumah, jika anak-anak melihat meniru perilaku yang tidak baik bearti tanpa disadari kita sendirilah yang memberi contoh yang tidak baik kepada anak tersebut.
Akhir-akhir ini banyak sekali terdengar kisah-kisah anak-anak yang masih dibawah umur dengan perilaku yang aneh-aneh.  Contohnya saja Anak umur 2 tahun sudah tahu dengan kegiatan merokok, tak hanya itu saja mereka sudah tahu kata-kata kotor. Meskipun kita mengajarkan hal yang baik kepada anak kita, tetapi jika suatu saat kita melakukan kesalahan kemudian anak kita meniru kesalahan tersebut bukan hal yang tidak mungkin jika anak tersebut mampu memodel kegiatan yang dilakukan orang tuanya pada saat itu.
Anak-anak itu bagaikan selembar kertas putih jika kita menorehkan tinta hitam pekat anak-anak itu akan mengikutinya. Anak-anak dapat menyerap perilaku apapun yang kita lakukan kapan pun dia mau. Dan perilaku tersebut sewaktu-waktu bisa di munculkan kembali, pada saat itu kita baru menyadari bahwa kita telah membuat anak kita meniru segala perilaku kita.
Untuk itu segala konsekuensi dari perilaku yang kita lakukan memiliki nilai positif dan negative untuk penerimaan mereka. Jika kita ingin mengajarkan anak-anak kita perilaku yang baik, kita harus menjadi model yang baik dahulu baru memulai untuk mengajarkan mereka hal-hal yang baru sebagai contoh jka ingin mengajarkan seorang anak agar membuang sampah pada tempatnya kita harus merubah kebiasaan dan perilaku yang kita miliki menjadi layak untuk dijadikan model anak-anak. Setelah itu baru kita siap untuk mengajarkan anak-anak untuk membuang sampah pada tempatnya.
Biarkanlah anak-anak meniru segala perilaku yang baik dalam diri kita dan hindari sebisa mungkin kebiasaan buruk yang mempengaruhi perilaku ini. Buatlah diri ini menjadi contoh dan model belajar yang sangat baik untuk mereka. Jangan mempengaruhi mereka dengan hal-hal yang negative. Mereka juga merupakan sumber inspirasi kita untuk mengubah seluruh perilaku ini. Jika kita ingin mengajarkan anak-anak, pastikan apa yang diajarkan sesuai dengan nilai-nilai kebaikan yang memang kita miliki.
Jangan paksakan anak untuk menerima pelajaran yang belum pernah orang tuanya lakukan meskipun itu demi kebaikannya sekalipun. Jika kita mengajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya, pastikan kita dapat melakukan hal itu dalam situasi dan keadaan apapun juga. Dan biarkanlah mereka dengan sendirinya mencontoh atau memodel perilaku yang demikian. Jangan biarkan anak-anak kita mencontoh dari contoh yang tidak baik. Karena perilaku anak adalah perilaku kita.

Kreativitas milik KIta





Daya imajinasi mampu menciptakan kreativitas sehingga dapat memunculkan ide-ide yang orisionil. Tetapi terkadang kita kehilangan kemampuan untuk mencipta, tak selama nya ide-ide yang brilliant dapat muncul kapan pun kita mau. Kita membutuhkan waktu lama untuk memunculkan ide-ide sejati tersebut. Kini ide-ide ini mampu kita munculkan kapanpun kita mau. Tanpa harus menunggu kapan kita membutuhkan ide tersebut.
Bagaimana caranya untuk memunculkan ide-ide yang demikian? Kita perlu melatih bagaimana dan kapan saat yang tepat ide itu akan keluar.
Kemampuan untuk menyadari ide itu muncul sangat diperlukan untuk mengakomodir ide tersebut. Sebagai contoh yang cukup sederhana pada suatu saat saya sedang menulis, kemudian saya melihat ada kotak kecil bekas kosmetik, saya ambil saja kotak tersebut. Saya masih belum kepikiran ingin dibuat apa kotak tersebut. Tetapi alam bawah sadar mengatakan ini bisa berguna. Saya mengambil gunting saya gunting mengikuti perintah yang ada didalam pikiran saya.
Akhirnya dalam waktu hanya 3 menit saja jadi sebuah tempat menaruh hp yang saya rekatkan diantara kusen jendela dan dinding. Jika sewaktu handphone saya berbunyi saya tidak perlu repot-repot untuk mencari diantara tumpukan bantal. Kini saya telah mempunyai tempat yang sangat strategis tepat atas samping kepala saya. Tempat yang sangat strategis untuk mengambilnya. Ini adalah contoh sederhana bagaimana daya kreativitas itu dapat bekerja sebagaimana mestinya. Kita harus menyadari kapan daya pencipta ini dapat muncul.
Manusia pada kodratnya diciptakan untuk berkreativitas dengan menggunakan imajinasi kita. Kuasailah daya imajinasi kita dan berada di alam kreativitas yang diinginkan.
Biarkanlah daya imajinasi kita berkembang pesat ke seluruh molekul bagian tubuh kita sehingga mampu menggerakkan alam bawah sadar ini kemudian biarkan dia berkerja dengan sendiri menyelusuri sel terkecil dalam tubuh kita.  Jika alam bawah sadar kita sudah terkuasai oleh daya kreativitas yang kita miliki pada suatu jika kita membutuhkan ide-ide brilliant alam bawah sadar tersebut memanggil untuk segera memunculkan ide-ide tersebut.
Teruslah melatih daya imajinasi kita hingga kita mampu menghasilkan karya-karya yang baru. Karena seseorang manusia sebenarnya diciptakan untuk mampu menciptakan karya-karya yang baru yang mampu berguna dan dapat mengisi ruang dunia ini. Teruslah berkarya dalam bentuk apapun karena kini kita berada di zona yang penuh dengan imajinasi yang lua biasa. Biarkanlah sudut-sudut ruang dunia ini mampu terisikan dengan berbagai kreativitas yang kita miliki sekarang.



Tertawalah dengan bahagia






Ada seseorang bertanya kepada saya begaimana caranya agar saya mampu melupakan masa lalu yang sungguh menyakitkanya? Saya kembali bertanya kepadanya, “Ketika kau ingat saja sungguh menyakitkan lalu mengapa kau mengatakan kepada saya” dia menjawab kembali pertanyaan itu “Saya tidak bisa melupakan masa lalu yang seluruhnya sangat kelam” “Tenanglah, bukan seluruh masa lalu mu yang kelam hanya sebagian” dia pun kembali membantahnya “kalo tidak seluruhnya mengapa hidup saya tidak pernah bahagia” kemudian saya mengajukan pertanyaan kembali “kapan terakhir kali kau tertawa?” dia pun menjawab “seminggu kemarin ketika menonton film komedi”  “kalo begitu kau harus mengoleksi film komedi agar kau mampu tertawa bahagia”.
Tertawalah bahagia jika kau ingin sekencang-kencangnya lakukanlah sekarang juga biarkanlah masalah lalu pergi terbawa dengan udara. Jika kau merasa sedih dan menyakitkan kembali tertawalah bahagia. Kemudian dia kembali mengatakan kepada saya “Bagaimana nanti ketika  orang menganggap saya orang gila” “Berarti kau sudah berhasil melupakan masa lalu, karena kau menghayati peran mu. Itu hanya persepsi orang terhadap kau”.
Dengan tertawa sebenarnya kita mampu melegakan dan merelakan seluruh masa lalu yang terjadi dengan kita. Biarkanlah kita tertawa lepas dan bahagia biarkan seluruh orang mendengar suara tertawa bahagia kita. Tertawa bisa membuat hati ini menjadi senang dan bahagia. Dengan begitu kita tidak pernah memberikan kesempatan untuk ruang waktu mengingat masa lalu. Semakin lama kita semakin terbiasa dengan keadaan masa lalu.
Buatlah suatu kenangan yang baru karena tertawa kita. Jika kita masih mengingat masa lalu kita, ingatlah kapan terakhir kalinya kita tertawa bahagia. Kalo perlu kita mengosongkan pikiran dahulu.
Buanglah segala kehitaman yang ada didalam pikiran kita kemudian munculkanlah segala hal yang mampu membuat kita tertawa dengan bahagia. Munculkanlah memori itu biarkanlah memori itu sekarang berjalan dalam pikiran kita biarkan rasa sakit itu tertutupi dengan memori itu. Biarkanlah memori itu menginstall ulang segala yang kita pikirkan, dengan mengingat kembali betapa indahnya tertawa bahagia. Menginstall ulang layaknya computer perlu dilakukan didalam pikiran kita agar dapat menghilangkan segala kehitaman yang ada didalam pikiran ini.
Satu-persatu hal yang membuat kita tertawa, kini mampu kita munculkan. Biarkanlah dia seperti virus yang menguasai seluruh pikiran ini. Karena dengan tertawa kita mampu melepaskan segala beban yang ada didalam pikiran ini.  Jika masa lalu kini masih berada di dalam ingatanmu sekarang, tumpuklah dia dengan memori disaat kita bahagia. Jangan biarkan masa lalu mengusai alam pikiran kita. Kita harus mampu mengalahkan dengan kebahagian dan kenangan-kenangan yang terindah.
Biarkan kenangan yang terindah menjalar diseluruh pikiran kita menutupi masa lalu kita.  Kini pikiran ini sudah mampu terinstall ulang, sekarang kini kita adalah orang yang baru yang telah diciptakan untuk hidup penuh kebahagian. Kita mampu menciptakan kebahagian. Karena kebahagian milik kita sekarang dan sekarang tertawalah karena rasa kebahagian ini.


Jumat, 29 April 2011

Alkisah Sang Raja





Disebuah istana hiduplah seorang raja yang sangat disegani oleh masyarakat dia memiliki seorang putri yang sangat cantik jelita. Suatu saat sang raja ingin menjodohkan sang putri, kemudian sang raja membuat sayembara yang berisi “Barangsiapa yang sanggup untuk menerima tantangan dari istana, maka saya akan menikahkan putri saya kepadanya” tantangan yang diberikan adalah melewati kolam yang dipenuhi dengan buaya tanpa menggunakan alat apapun. Barang siapa yang sanggup untuk melewati kolam sepanjang 5 meter tersebut tanpa menggunakan alat apapun maka sang raja akan menikahkan dengan putrinya.
Semua pemuda didesa itu dengan antusias nya ingin mencoba tantangan yang diberikan oleh sang raja. Sang raja memiliki kekayaan yang tak bisa habis tujuh turunan tak hanya itu saja, sang raja juga memiliki seorang putri yang sangat cantik jelita. Kecantikanya yang sangat luar biasa, membuat para pemuda menjadi ingin memilikinya.
Sebenarnya sang raja bisa saja memutuskan sang putri untuk di jodohkan dengan pangeran di negeri seberang tetapi sang raja akhirnya memutuskan putrinya harus mendapatkan seseorang yang mencintainya  bukan mencintai hartanya. Pada hari itu diselenggarakan sayembara tersebut banyak sekali pemuda yang antusias untuk mendapati sang putri. Pemuda pertama dengan gagahnya memiliki nyali untuk mencobanya.
Dia adalah pangeran dari negeri seberang tetapi baru sampai 1 meter dia kembali lagi ketepian karena tak sanggup menghadapi buaya. Pemuda yang lainya pun mencobanya kali ini seorang tuan tanah tetapi dia sudah tak sanggup untuk menghadapi tantangan ini.
Hampir setengah hari waktu dihabiskan untuk mencari siapa pemuda yang benar-benar berani menerima tantangan tersebut. Lebih dari 10 pemuda telah mencoba tantangan ini tetapi mereka tidak memilki keberanian untuk melewatinya. Hampir saja sang raja menyerah dengan keadaan tersebut tak sengaja tiba-tiba tanpa aba-aba dari prajuritnya terdengar suara pemuda yang menjeburkan dirinya ke kolam itu, dia akhirnya berhasil untuk melewati kolam yang dipenuhi oleh beberapa ekor buaya tersebut.
Sang raja pun merasa gembira karena dia akhirnya menemukan seorang pemuda yang sanggup menerima tantangan ini, sang raja pun menghampiri pemuda itu dan memberikan selamat kepadanya. Pemuda itu tampak kebingungan dengan sang raja yang menghampirinya. Sang raja mengatakan kepadanya “selamat, nak kau telah mampu merima tantangan ini. Kini kau siap menjadi menantuku” pemuda itu diam sejenak dan berkata kepada sang raja “Saya hanyalah mengikuti kata hati saya untuk mengambilkan uang nenek itu yang terjebur di kolam ini. Ketika saya terjun ke kolam saya sebenarnya baru menyadari bahwa kolam ini dipenuhi dengan buaya ketika saya berada di akhir kolam ini. Saya langsung saja mempercepat untuk sampai ke tempat tujuan Jika saya tahu sebelumnya mungkin saya tidak pernah sanggup untuk melewati kolam ini.  Sungguh saya tidak tahu tentang tantangan yang raja berikan” si raja pun tersenyum padanya.
Sang raja tidak kecewa padanya kini dia memiliki pemuda yang memilki hati yang baik dan sangat bijaksana dengan membantu orang lain hingga mengorbankan nyawanya sendiri.
Dalam kisah ini kita bisa memetik pelajaran yaitu kalo saja kita tidak pernah memikirkan apa yang terdapat didalam kolam itu dengan mudah kita mampu melewati rintangan tersebut. Semuanya tergantung apa yang ada didalam pikiran kita.
Jika saja pemuda-pemuda tersebut tidak pernah tahu bahwa kolam itu berisi buaya mereka dengan percaya diri mampu melewati rintangan tersebut. Kepercayaan diri tersebut merupakan modal untuk melangkahkan langkah pertama kita. Semoga kita menjadi seorang yang memiliki kepercayaan diri sehingga segala rintangan mampu kita hadapi.

Keberhasilan karena kegagalan





Kegagalan akan terasa sangat sakit jika kita mengalaminya, tetapi keberhasilan begitu indah kalo saja kita mampu berusaha keluar dari ruang kegagalan tersebut. Ada sebuah contoh yang sangat sederhana yang bisa mewakili arti kegagalan dan keberhasilan.
Pada saat itu ketika saya sedang mencari permainan apa yang sesuai untuk menunjukkan sebuah komitmen pribadi seorang teman saya mengusulkan bagaimana dengan mematahkan sebuah pensil saja dengan satu jari? Karena sebelumnya saya belum mengenal permainan ini hingga kemudian saya menyatakan kepadanya Mana mungkin bisa patah dengan satu jari? Dia pun mengatakan kepada saya bahwa kekuatan pikiran mempengaruhi cara kerja dalam memandang sesuatu jika kita menganggap itu tidak pernah mungkin terjadi maka jangalah berharap sesuatu hal tersebut menjadi sebuah kenyataan.
Kemudian dia mempraktekkan dan menyakini bahwa dia mampu mengalahkan segala ketidakmungkinan dalam pikiranya dia meminta bantuan saya untuk memegangkan pensil tersebut, dan mengatakan bahwa pensil ini adalah lidi.
Benar saja dalam hitungan detik pensil tersebut mampu dipatahkan. Kemudian dia mengatakan kepada saya “Bagaimana jika kau mencobanya” Ok saya menerima tantangan ini. Dia memberikan motivasi agar saya mampu mematahkan pensil tersebut.
Ini pertama kali saya mencoba dalam hidup saya untuk mematahkan pensil hanya dengan satu jari berusaha untuk mencobanya tetapi jari saya sakit ketika mencoba mematahkanya dan kegagalan yang saya temukan.
Kedua kalinya saya mencoba kembali dan menyakini bahwa saya mampu meruntuhkan tembok penghalang yang membatasi ruang saya terhadap pikiran bahwa saya mampu. Dan kemudian saya mencoba kembali, tetapi tetap saja saya mengalami kegagalan kembali, rasa nyeri dan sakit dari jari telunjuk kanan saya masih sangat terasa. Saya tidak ingin menyerah di hari itu sehingga hampir sepuluh kali saya mencoba untuk mematahkanya, bukanya keberhasilan yang saya temukan justru jari telunjuk saya menjadi sangat bengkak.
Saya menyerah pada hari itu juga kegagalan hari ini membawa rasa sakit yang luar biasa, bagaimana tidak ketiga teman saya mampu mematahkan pensil tersebut dan hanya saya yang tidak mampu.
Rasa sakit karena jari ini yang menjadi bengkak belum lagi ditambah rasa sakit yang luar biasa karena rasa kegagalan yang akibat jari telunjuk ini. Oh Tuhan begitu sakitnya sehingga saya mengatakan kata menyerah di hari itu. Tetapi sesungguhnya saya masih ingin mencobanya kembali saya ingin merasakan nikmatnya keberhasilan yang sesungguhnya yang belum saya rasakan.
Sepanjang hari itu saya mendesain ulang segala hal yang berhubungan dengan skema mematahkan pensil menjadi sangat mudah. Saya mendesain segalanya menjadi sangat mudah sehingga saya memilki tekad untuk mematahkan pensil di keesokan hari sambil menunggu bengkak dijari saya perlahan hilang. Kemudian keesokan harinya saya mencoba kembali, pertama kali saya mencobanya kegagalan yang saya temukan kembali. Hingga rasa sakit di jari ini terasa kembali, kemudian saya yakin tidak mau menyerah dengan menggantungkan rasa kegagalan ini karena bagi saya adalah saat itu tidak perduli dengan seberapa sakitnya jari ini yang terpenting adalah mengobati rasa sakit dari kegagalan.
Jika saya masih memikirkan rasa sakit yang timbul karena kegagalan saya mematahkan sebuah pensil tersebut maka hal seperti ini yang akan terus tertanam dalam pikiran saya. Saya ingin membuang kegagalan ini dan menciptakan rasa keberhasilan.
Dan kedua kalinya ketika saya mencobanya kembali saya langsung berteriak sekencang mungkin dan mengatakan hampir sepuluh kali “yes” saya tidak perduli seberapa kencang suara saya saat itu yang saya perdulikan saat itu adalah saya mampu menikmati keberhasilan yang sesungguhnya. Rasa sakit di jari ini hilang begitu saja sehingga dengan mudah saya mampu melewatinya.
Akhirnya beginilah sebenarnya nikmatnya rasa keberhasilan yang luar biasa. Terasa begitu nikmat hingga mengalahkan semua rasa sakit yang pernah timbul dari kegagalan. Sebuah contoh yang sangat baik bagaimana sebenarnya rasa sakit kegagalan tersebut.
Jika kita mampu menciptakan rasa keberhasilan itu sungguh sangat luar biasa energy yang kita miliki saat itu. Ciptakanlah keberhasilan itu dan bungkuslah semua rasa sakit akibat kegagalan yang pernah kita rasakan dengan keberhasilan yang sebenarnya.



Kamis, 28 April 2011

Hanya ada Dua Sisi










Hidup ini begitu sulit jika saja kita menganggap hidup itu sulit tetapi hidup itu menjadi mudah kalo dalam pikiran kita menganggap hidup itu mudah. Memandang sebuah kehidupan yang sebenarnya adalah tergantung dari sudut pandang pikiran kita. Jika kita menganggap hidup itu berat maka sesungguhnya hidup menjadi berat untuk dijalankan tetapi jika kita mampu menganggap hidup itu adalah ringan, maka hidup kita menjadi sangat ringan.
Hidup ini akan banyak rintangan jika kita menganggap kesulitan adalah rintangan tetapi hidup ini akan menjadi berkah jika kita menganggap halangan adalah sebuah anugerah yang luar biasa.
Hidup ini akan menjadi Hitam jika kita masih mengulang kesalahan yang sama di masa lalu tetapi hidup ini akan menjadi putih jika saja kita mampu menyongsong masa depan dengan cara yang luar biasa. Hidup ini menjadi hampa jika kita menganggap hidup tidak berjalan semestinya dengan nilai yang ada didalam diri.
Hidup ini menjadi penuh arti jika saja kita mampu memaknai hidup dengan makna dan arti yang terdalam. Semua orang memiliki cara memandang sebuah kehidupan dengan cara yang berbeda-beda tergantung setiap orang yang ingin menjalankan dengan mudah atau sulit.
Persepsi setiap orang terhadap kehidupan memilki perbedaan yang terkadang tak bisa di hindari adakalanya memandang hidup dari sisi hitam ataukah sisi putih. Hanya dua sisi layaknya mata uang dan tidak ada satu sisi lagi diantara sisi hitam ataukah putih misalnya abu-abu.
Kehidupan memerlukan kejelasan kita tidak pula bisa mengatakan hidup kita agak ringan atau agak berat hanya dua pilihan ringan atau berat. Kejelasan dalam kehidupan dapat menentukan keinginan arah kita untuk melangkah.
Jika kita ingin menganggap hidup ini sulit maka secara otomatis otak kita memacu dan mencari hal-hal sekecil apapun yang bisa dijadikan rintangan dan beban untuk menjalankan proses kehidupan. Hal sekecil itu lama-kelamaan akan menumpuk menjadi sebuah batu besar. Jika saja kita menganggkat batu tersebut, batu itu tidak mampu kita angkat dengan mudah.
Hanya ada satu cara untuk menganggkat tumpukan batu itu adalah jika saja kita meyakini hidup ini menjadi mudah, batu yang tadinya menumpuk dan tidak mampu kita angkat dengan kedua tangan kini batu ini menjadi seringan kapas sehingga batu tersebut mudah saja terbang terbawa angin dengan satu hembusan nafas kita. Memang kedengaran sangat aneh bagaimana bisa tumpukan batu tersebut menjadi kapas, yah inilah cara sudut pandang dalam pikiran kita berkerja. Sudut pandang yang mampu meruntuhkan segala tembok kesulitan yang sebenarnya tembok kesulitan tersebut adalah tembok yang kita ciptakan sendiri.
Alam pikiran ini penuh dengan penciptaan yang luar biasa dan dapat mempengaruhi segala fungsi kerja dalam tubuh kita dengan selalu menganggap sesuatu yang mudah menjadi sulit, tidak hanya itu saja bahkan kita pikiran ini mampu mempengaruhi sebuah warna kehidupan dengan adanya hitam menjadi putih. Begitulah alat pikiran ini bekerja mempengaruhi segala hal dalam proses kehidupan.
Saat ini tergantung apa yang kita inginkan sekarang dalam menjalankan proses kehidupan. Apakah sesungguhnya kita menginginkan hidup ini menjadi indah ataukah justru sebaliknya hidup ini menjadi buruk?
Biarkanlah pikiran positif masuk perlahan-lahan dan pikiran negative terhadap proses kehidupan. Lepaskanlah dan buanglah segala kata negative yang bisa mempengaruhi perjalanan kehidupan. Buanglah segala pikiran yang memang layak dibuang, masukkan hawa positif dan biarkanlah dia bebas menempati alam ruang pikiran ini sehingga mempengaruhi segala keadaan ini.
Biarkanlah partikel-partikel dari hawa positif mengelilingi dinding ruang dalam pikiran kita dan jangan biarkan partikel negative terbawa masuk didalam pikiran ini. Masukkan segala hal kebajikan buanglah segala hal keburukan. Dan baru saja kita menyadari bahwa penciptaan pikiran sebuah kehidupan sangatlah menakjubkan. Ini akan menjadi mudah dan akan menjadi sulit tergantung kita memikirkanya. Sungguh sangat luar biasa kedua sisi tersebut mampu mempengaruhi proses jalannya sebuah kehidupan.


Rabu, 27 April 2011

Kesukesan Bersama



Sering kali kita dengar banyak pepatah yang menyatakan bahwa “Tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah” dan tak jarang juga menyatakan bahwa “Saya belum mampu untuk membuat tangan ini diatas” atau bahkan banyak juga yang menyatakan “Saya belum siap dengan tangan yang diatas”.
Sesuatu tidak akan mudah dijalankan bila dari dasar lubuk hati terdalam tidak ada niatan yang tulus dan ikhlas akan hal ini. Terkadang kesuksesan diukur dengan seberapa besar nilai materi yang kita punya, pengukuran ini justru menjerumuskan kita untuk rumusan kesuksesan dengan benar.
Jika saja kesuksesan dinilai dengan seberapa banyak orang yang sudah kita buat sukses mungkin tidak ada lagi kata orang miskin didunia ini. Pola pikir yang rasanya sangat sulit untuk diterima, kita hanya mengukur kesuksesan sebagai individu yang merasa dirinya sukses dan menutup mata dengan keadaaan sekitarnya. Peka terhadap lingkungan merupakan pola pikir orang hebat yang dapat mencapai kesuksesan yang hakiki.
Jika saja arti kesuksesan dapat diganti dengan membawa orang lain ikut bersamanya menuju kesuksesan mungkin tak akan pernah ada rasa persaingan terhadap nilai materi yang diukur untuk nilai kesuksesan tersebut. Pernahkah terpikir dalam benak kita untuk membuat orang lain sukses tanpa melihat seberapa mampu kita dapat membantu orang tersebut? Rasanya kalimat tersebut memang sangat sulit diterima karena banyak orang yang berpikir “Saya aja belum sukses, bagaimana bisa membantu orang lain untuk sukses?” Kalimat tersebut merupakan kalimat yang teramat menyedihkan. Mengapa menyedihkan? Kita bukanlah makhluk individu, kesuksesan yang kita raih saat ini haruslah dipertanyakan? Apakah kita makhluk individu atau sosial.
Jika kita sudah merasa kesuksesan tersebut hanyalah untuk individu, untuk detik ini kita sudah tak membutuhkan orang lain kembali. Biarkanlah kita menikmati harga kesuksesan ini seorang diri tanpa menghiraukan keberadaan orang lain.
Jika pola pikir ini masih tertancap dengan jelas oleh pikiran kita maka makin banyak orang kaya yang egois dan semakin banyak pula orang miskin yang berharap untuk menjadi kaya. Kita tidak pernah layak menjadi seorang yang sukses jika kita menutup mata untuk membantu orang lain.
Pernahkah kita membayangkan untuk menjual sebagian harta yang kita miliki untuk dijadikan modal bagi orang yang membutuhkan? Sungguh rasanya ini memang sulit sekali, bagaimana mungkin kita rela untuk menjual sebagian harta kita hanya untuk membuat orang lain sukses? Tetapi begitulah nilai kesuksesan yang hakiki bahwa semakin banyak orang yang kita bantu memiliki kesuksesan maka sesungguhnya nilai kesuksesan yang hakiki telah kita miliki.
Bayangkanlah diri kita saat ini sebagian dari mereka yang masih mengharapkan dapat penghidupan yang layak. Lalu kita mampu membantu mengangkat orang-orang tersebut menaiki tangga yang lebih tinggi sehingga mereka sendiri mampu menafsirkan arti kesuksesan yang sebenarnya.
Jika saja semua orang memiliki pola pikir yang sama tentang arti kesuksesan tersebut didalam kamus bahasa Indonesia kata miskin sudah tidak ada lagi. Tetapi muncullah sebuah kata baru untuk menggantikan kata miskin yang sudah terhapus tersebut menjadi dua buah kata yaitu kesuksesan bersama.