Hari ini kita sudah mampu menyelesaikan masalah yang sangat berat terjadi dalam hidup ini. Dan dihari ini kita sudah mampu keluar dari sebuah ikatan yang sangat kuat yang tadinya menjerat kehidupan yang kita miliki. Dihari ini pula kita mampu tertawa bahagia karena kini masalah tersebut tidak akan pernah ada lagi didalam hidup ini. Kini kita mampu menikmati setiap detik kesuksesan yang luar biasa.
Hari ini pula kita telah mampu mengukirkan sebuah prestasi dalam kehidupan kita bahwa diri ini adalah manusia yang luar biasa yang memiliki jiwa pantang menyerah dan memiliki keberhasilan dalam menangani masalah-masalah yang terjadi. Di hari ini kita hidup menjadi lebih baik lagi karena kini kita bebas untuk mengekpresikan segala keberhasilan yang telah dilakukan.
Di hari ini tidak ada pula kata kegagalan yang terdengar sayup-sayup bahkan suara kegagalan tersebut sudah menghilang. Sudah berapa kali kita menjadi sang juara dalam menyelesaikan setiap masalah yang ada? Dan inilah waktu yang tepat untuk merayakan kesuksesan terhadap segala hal yang berhasil kita lakukan.
Perayaan kesuksesan menjadi sedemikian perlu agar diri ini mampu menghargai kehidupan yang telah diberikan. Tujuan selanjutnya dimaksudkan jika suatu saat ketika mengalami kembali masalah yang sulit dalam hidup ini kita memiliki sebuah kenangan yang manis karena perayaan kesuksesan tersebut hingga secara tak sadar kita merindukan diri ini agar menjadi sukses kembali.
Keberhasilan tidak selamanya dihargai dengan jumlah materi yang ingin dikeluarkan tetapi keberhasilan layaknya dirayakan dengan kegembiraan hati yang luar biasa. Dengan menghentakkan kaki dengan tarian kesuksesan yang kita raih atau kita bisa berteriak sekencang-kencangnya yang menunjukkan kelegaan yang luar biasa kini masalah tersebut dapat terselesaikan.
Jika hal ini kita lakukan ketika telah mampu menyelesaikan masalah, maka ketika di hari yang lain diri ini berhadapan dengan masalah maka kita rindu menikmati detik-detik kesuksesan tersebut. Ketika kita telah mampu merayakan kesuksesan tersebut ucapkanlah segala terimakasih kepada diri ini dan semua orang yang telah membantu dalam menyelesaikan masalah.
Bergembiralah dengan hati yang tanpa beban dengan menandakan bahwa langkah kaki kita sekarang ini sudah mulai ringan. Kini tidak ada lagi beban yang sangat berat yang dipikul di badan ini. Tubuh ini menjadi sangat ringan, maka saatnya menikmati detik-detik kesuksesan tersebut.
Ini adalah waktu yang terbaik untuk kesempatan yang luar biasa ini. Waktu yang sangat baik ketika saat itu kita bebas berekspresi melakukan apapun juga untuk merayakan keberhasillan dalam tantangan ini. Ini adalah hari kemenangan kita, biarkanlah semua orang tahu tentang hari kemenangan ini.
Berbagilah kesenangan dengan orang lain juga biarkanlah orang lain ikut juga dengan perasaan apa yang dialami saat ini. Jadikanlah sebuah hari ini adalah raja dari hari yang pernah dilalui.Raja dari setiap pemenang pada tantangan kehidupan. Mari kita rayakan kesuksesan itu dengan suka cita dan kesenangan luar biasa.
Berapa kali kita sudah melakukan hal-hal yang terbaik untuk diri ini? sudah berapa lama kita sudah mencoba untuk menjadikan diri ini menjadi luar biasa? Dan berapa kali kita membuat lukisan terbaik untuk hidup ini? Berapa lama waktu ini dihabiskan dengan cara yang baik? Pernahkah pertanyaan itu kita tanyakan pada diri ini sendiri? Jika pertanyaan tersebut dijawab dengan “Tidak” rasanya sudah saat mulai untuk menghargai setiap kebaikan dengan harga yang mahal. Mengapa? Ketika kebaikan memang pantas dihargai dengan harga yang mahal karena kita telah melakukan proses yang luar biasa menuju kebaikan tersebut.
Kita tidak pernah mengucapkan terimakasih kepada pikiran ini karena telah bekerja keras dalam memikirkan segala sesuatu terhadap masalah yang ada. Kitapun tidak berusaha untuk mengucapkan terimakasih kepada tubuh ini karena telah melakukan kebaikan luar biasa. Ini waktu untuk kita melakukan kebaikan-kebaikan untuk diri sendiri, jika saat itu kita telah melakukan hanya dua kali.
Hari ini cobalah untuk memecahkan rekor yang dibuat sendiri dengan tiga kali kebaikan. Ketika hari ini kita telah mengucapkan terimakasih hanya kepada pikiran yang luar biasa ini, mulai sekarang pecah rekor pada saat itu ucapkanlah terimakasih kepada kedua tangan ini yang mampu menyelesaikan setiap masalah dengan cara yang bersih. Kenapa hal ini perlu dilakukan? Terkadang diri ini tidak pernah menghargai diri sendiri, padahal diri ini telah melakukan hal yang maksimal tetapi pada saat itu kita memikirkan bahwa “saya adalah mahkluk tak berguna” jika pada saat itu kita masih memikirkan hal itu.
Kembalilah untuk mengingat sudah berapa kali kita telah melakukan kebaikan? Sudah berapa kali kita mampu menyelesaikan sebuah masalah. Jangan katakan bahwa “saya adalah mahkluk tak berguna” tetapi sekarang juga gantilah kalimat tersebut dengan “saya akan pecahkan rekor terbaik dalam hidup saya”. Hal ini akan memberikan pengalaman yang luar biasa terhadap hidup ini. Karena ketika kita telah mampu menghargai diri sendiri sama saja dengan memiliki kekuatan dalam menghadapi setiap masalah yang ada.
Tidak ada mahkluk yang tak berguna ketika dia telah mampu melakukan hal-hal yang terbaik untuk diri sendiri. Tidak pula ada kata-kata negative kembali yang menjatuhkan diri sendiri ketika kita telah mampu menghargai diri ini.
Perhatikanlah bahwa diri ini sangat mahal maka untuk memperolehnya membutuhkan motivasi yang tinggi dalam menghadapi setiap tantangan yang ada didepan mata. Ini adalah saatnya untuk kita menunjukkan bahwa ternyata kita mampu memecahkan rekor kebaikan dalam menghadapi masalah yang ada. Lalu berikanlah penghargaan terhadap diri sendiri karena kita mampu membuat rekor yang baru terhadap hidup ini.
Penghargaan terhadap diri sendiri memiliki peranan yang sangat penting ketika dihadapkan dengan suatu masalah. Jika saat ini kita tidak mampu memberikan penghargaan terhadap diri ini, bagaimana mungkin masalah tersebut dapat diselesaikan dengan mudah? Ingatlah beberapa rekor yang pernah kita lakukan dalam menyelesaikan suatu masalah. Tentu kita tidak pernah mengharapkan kekalahan yang akhirnya akan menyesakkan dada.
Kita mengharapkan sebuah kemenangan untuk diri ini sendiri. Di setiap tantangan pun kita selalu akah mengharapkan kemenangan agar dapat memecahkan rekor yang baru. Ketika diri ini mulai dihadapkan dengan masalah yang baru maka saat diri ini menilai diri sendiri sudah berapa kali diri ini mampu memenangkan setiap tantangan yang ada.
Tiba saat untuk diri ini memenangkan tantangan yang berikutnya untuk dapat membuat sebuah rekor yang baru dalam hidup ini. Rekor yang akan menjadi lukisan terindah dalam sebuah kehidupan. Sehingga pada saat itu kita adalah sebuah pribadi yang memang dapat dibanggakan.
Ingatlah bahwa jalan ini tidak selalu gelap, dia akan terang jika kita mampu meneruskan perjalanan ini. Ketika kita berhenti didalam kegelapan kemudian mengambil langkah mundur kita tidak memiliki pengalaman untuk melewati sebuah jalan yang gelap ini. Keberanian pada saat itu hilang begitu saja sehingga hampir tidak pernah kita melewati jalan yang gelap ini.
Keinginan kita untuk bertindak aman menguasai jalan pikiran ini sehingga terkadang segala resiko menjadi segala penghalang yang menguasai pikiran ini untuk maju ke depan. Ketika saat itu kita memutuskan untuk akan melewati jalan tersebut. Yakini bahwa keputusan yang diambil merupakan langkah yang tepat untuk proses kehidupan selanjutnya.
Keputusan yang diambil saat itu akan mempengaruhi segala pikiran ini. Yah, saya ambil jalan ini bentuklah sebuah komitmen untuk melewati jalan tersebut. Sehingga pada saat kita telah membentuk komitmen tersebut pijakan kaki ini tidak akan pernah mengambil jalan yang mundur.
Komitmen merupakan nilai yang penting dalam kehidupan ini. Jika saja pada kita tidak mampu mempertahankan komitmen tersebut kemungkinan selamanya kita tidak pernah merasakan jalan yang terang tersebut. Ingatlah bahwa pada waktu yang tepat kita mampu melihat sinar itu. Sebuah sinar yang membawa diri ini kepada keberhasilan yang diinginkan.
Jika kita memang menyakini bahwa “ya, saya mampu melihat sinar dalam kegelapan tersebut” berarti saat ini kita sudah siap untuk melewati segala sesuatu yang nantinya akan menghadang diri ini didalam kegelapan. Komitmen yang akan mengiringi langkah ini untuk bisa melewati jalan-jalan tersebut. Jika kaki kiri ini ingin mengambil langkah mundur komitmen akan mengingatkan diri ini kembali bahwa jalan yang terang itu memang ada.
Jika kita terlihat mulai lelah dan enggan untuk melangkahkan kaki ini sehingga sekarang diri ini masih tetap berada di tempat yang sama, komitmen memberitahu diri ini bahwa semuanya kelelahan kita akan dibayarkan dengan keindahan sinar yang masuk didiri ini.
Jika saat ini kaki ini begitu berat untuk melangkah komitmen akan mengambil peran untuk menghibur diri ini bahwa semua keinginan ini akan dengan mudah dapat dilakukan. Kita yang menentukan segala keinginan ini dan kita juga memiliki peranan dalam sebuah keberhasilan. Jika saja kita hanya mengharapkan Tuhan memberikan secara instant maka saat ini kita hanya terbelenggu dalam setiap khayalan ini. Tuhan hanya berperan kecil dalam menentukan keberhasilan ini, yang menentukan keberhasilan didalam diri ini sebagian besar ditentukan oleh diri ini sendiri.
Untuk itu tingkatkan kemampuan ini untuk merencanakan keberhasilan yang diinginkan dan ingatlah bahwa suatu saat nanti sinar-sinar yang terang ini akan membasahi tubuh ini sehingga kita dapat merasakan anugerah perjuangan luar biasa dalam mendapatkan semua anugerah tersebut.
Ketika saat ini kita terhenti langkah didalam kegelapan, hentakkan kaki ini dan katakanlah kepada kaki ini bahwa “Kita maju bersama menuju jalan yang terang”. Begitu juga ketika saat ini kita menghadapi sejumlah masalah yang datang tak ada hentinya, yakini segala daya dalam tubuh ini dari pikiran hingga tenaga didalam tubuh ini akan merasakan cahaya yang suatu saat akan kita nikmatin setelah diri ini mampu keluar dari kegelapan. Ingatlah dan percaya bahwa tidak selamanya diri ini akan terus berada didalam kegelapan tersebut.
Seperti yang terdapat dalam bab sebelumnya bahwa sebenarnya kuncinya adalah percaya. Jika saat ini kita percaya bahwa segala daya dalam tubuh ini baik pikiran, jiwa dan seluruh anggota tubuh ini mampu melewati jalan kegelapan sudah waktunya pula kita percaya bahwa memang suatu saat nanti didalam kegelapan terdapat sebuah cahaya yang akan dinikmati suatu saat nanti.
Betapa indahnya menikmati cahaya setelah diri ini melalui jalan kegelapan. Cahaya yang luar biasa yang suatu saat memberikan energi yang sangat luar biasa untuk menghadapi lidi-lidi selanjutnya. Ketika diri ini mampu menahklukan kegelapan maka pada saat itu sesungguhnya kita berhasil untuk mencapai tangga kehidupan yang lebih tinggi lagi.
Jika suatu saat kita mengalami masalah yang berat kembali ingatlah bahwa akan ada cahaya yang luar biasa yang akan menerangi diri ini disetiap langkah kita. Ketika kita berada diatas tangga berikutnya maka saatnya kita menerima ujian dalam hidup ini yang lebih berat lagi. Ketika kita menerima ujian tersebut walaupun lebih berat dari ujian yang dialami saat ini, ingatlah selalu sebuah cahaya yang luar biasa yang nanti akan membawa diri ke tangga yang lebih tinggi lagi. Begitulah seterusnya dalam memandang hidup bahwa cahaya dalam kegelapan akan mempengaruhi segala cerita tentang kehidupan.
Masalah yang datang begitu saja membuat terkadang kita menjadi jengkel dan marah dengan menyatakan bahwa kenapa masalah selalu datang dan membuat saya semakin kelam? Adapula yang pernah bercerita kepada saya bahwa kini hidupnya menjadi lebih sabar karena berbagai masalah yang datang beruntun yang mau tidak mau memberikan ketahanan mental yang luar biasa untuk menghadapinya.
Ketika itu dia mengalami kegagalan yang berulang kali untuk menjalin hubungan asmara dengan lawan jenisnya. Dia selalu disakiti dengan pria-pria yang mengenal dirinya. Terkadang dia hanya dimanfaatkan sebagai hanya untuk hasrat seks dengan alasan atas nama cinta. Padahal dia sudah benar-benar mencintai pria tersebut tetapi pria tersebut akhirnya menyakiti dirinya. Tak hanya itu saja bahkan ketika gadis itu sudah menemukan satu pria sebagai teman yang nyaman untuk berbicara kemudian justru hal yang sama terjadi padanya.
Sehingga pada saat itu dia merasa tak berguna untuk menjalani kehidupanya jika hal yang dialami adalah hal yang sama yaitu selalu menjadi hasrat penyalur seks bagi kaum pria. Padahal hanya satu yang dia inginkan adalah mencintai dirinya dengan sangat tulus. Tetapi banyak pria yang akhirnya justru memanfaatkan dirinya. Keadaanya semakin terpuruk kala itu tidak pernah ingin mengenal satu pria pun yang hidup didunia ini dia beralih untuk menyukai sesama jenis. Tetapi justru apa yang dia rasakan selama ini yang tidak pernah dia dapatkan dari seorang pria untuk mencintai dengan tulus dirinya didapatkan dari seorang wanita.
Memang perbuatan mencintai sesama jenis bukanlah sebuah perbuatan yang wajar, hanya saja kita sebagai manusia tidak bisa menyalahkan sepenuhnya mengapa dia berbuat hal demikian.
Cerita tak hanya sampai disitu saja, ketika dia sudah mulai merasa nyaman untuk dicintai sesama jenisnya hatinya berontak dan mengatakan bahwa rasa cinta yang sebenarnya mengapa sangat hambar? dia mencoba mencari alasan mengapa dia berbuat hal demikian?
Hatinya menjawab bahwa dia hanya ingin mencari kedamaian tetapi beribu masalah yang ada didepan matanya mau tidak mau menguji dirinya untuk mampu menghadapi semua itu. Pernah suatu kali dia menyerah terhadap kehidupanya dia berteriak kepada dunia bahwa semua lelaki adalah memiliki mental yang bejat. Hanya itu yang bisa dia lakukan pada saat itu, masalah yang datang tidak membuat dirinya bahagia.
Dia tidak bisa menikmati kehidupan yang sesungguhnya. Waktu terus berlalu sehingga kini dia mulai merasa kesalahan pada kehidupan yang harus dibenahi untuk dirinya. Dia mulai melakukan intropeksi apa yang salah didalam diri ini? mengapa hal ini terjadi padanya? Dahulu dia adalah jiwa yang penuh dengan emosi dan amarah, dahulu pula dia tidak dapat mengendalikan sifat-sifatnya.
Dia juga salah satu mahkluk di dunia ini yang tidak pernah mengerti arti kesabaran. Kini ketika dia menjadi manusia yang dapat mengendalikan segala emosinya, dia memiliki jiwa yang sangat tenang. Dan kini satu hadiah yang luar biasa yang belum pernah dia dapatkan sebelumnya adalah sebuah kado yang berjudul “selamat kini kau sudah memiliki kesabaran” kesabaran bisa dimiliki ketika kita sanggup untuk melewati segala beban yang sangat berat didepan mata kita. Beban tersebut semakin ditambah kembali sehingga ada sebuah ungkapan yang tepat menggambarkan hal ini adalah “sudah jatuh tertimpa tangga pula” tetapi hikmah dari sebuah perjalanan proses kehidupan yang sulit adalah saat ini kita sudah memiliki nilai kesabaran yang luar biasa.
Kita akhirnya dapat memahami bahwa masalah yang datang pada akhirnya akan membawa berkah yang luar biasa. Nilai kesabaran menjadi sangat penting untuk menunjang jalan kehidupan diri ini. Jika suatu saat kita mengalami kembali persoalan yang lebih berat lagi diharapkan kita menjadi lebih siap dan memiliki daya tahan yang luar biasa karena sebuah nilai kesabaran tersebut.
Nilai kesabaran yang baik adalah ketika kita sendiri mampu mengukur seberapa sabarnya kita terhadap sebuah masalah. Dengan nilai kesabaran tersebut diri ini lahir kembali menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Lihatlah kedepan sebenarnya itu adalah garis finishnya. Kita pasti bisa melaluinya dengan kesungguhan hati dan rasa percaya diri yang luar biasa. Sesungguhnya kita hampir melangkahkan kaki ini ke garis itu, maka segera bangkitkan seluruh kekuatan dalam tubuh ini untuk mengejarnya. Jangan pernah membayangkan bahwa masalah yang kita hadapi sekarang tidak pernah berakhir.
Jika kali ini kita terlibat dalam masalah yang tidak pernah ada ujung penyelesaianya maka saatnya menyampaikan sebuah pesan kedalam pikiran ini bahwa semuanya akan berakhir.
Saya terinspirasi dengan seorang teman yang sebagai penderita HIV AIDS positif, pada awalnya dia tidak menerima keadaan dirinya. Mengapa hal demikian terjadi padanya? Dia mengutuki dirinya sendiri apa salahnya sehingga penyakit tersebut ada didalam dirinya? Dia tidak pernah melakukan apapun yang merugikan dirinya sendiri dan orang lain hanya saja. Dia selalu mengatakan kepada saya “Apakah saya memiliki banyak dosa, sehingga saya pantas untuk memiliki penyakit ini?” Ini masalah yang sangat berat dalam hidupnya, penyelesaian yang diharapkan darinya tentu dia ingin kembali seperti semula. Tetapi sesungguhnya hanya keajaiban yang bisa menyembuhkan virus tersebut.
Di tahun pertama dan kedua dia menolak segala hal yang sudah ditetapkan olehNya. Dia merasa bahwa hidupnya tidak akan bertahan lama dengan virus yang mematikan tersebut, sehingga terkadang dia lelah dengan hal seperti ini. Pernah suatu kali dia menyatakan “mengapa masalahnya tidak pernah dapat terselesaikan? Ini akan tidak pernah berakhir hingga hari kematian saya. Sungguh saya sudah menyerah dengan keadaan seperti ini”
Di Tahun ke tiga dia mulai bangkit dari keterpurukanya, dia merasa walaupun masalahnya tidak akan pernah terselesaikan setidaknya dia sudah berbuat yang terbaik untuk dirinya sendiri. Setiap harinya dia selalu melakukan yang terbaik untuk kehidupanya sendiri dan orang lain. Dia sudah bisa menyadari, bahwa ketika ini akan berakhir akan membuat sebuah lukisan kehidupan yang berarti untuk dirinya.
Dia tidak pernah ingin menyesal terhadap kehidupan yang diberikan. Setiap hari dia selalu mengisi hari-harinya dengan kebahagian dirinya dan untuk orang lain. Dia selalu membantu untuk memotivasi teman sesamanya. Kini sudah hampir 7 tahun dia mampu bertahan dengan keadaan tubuh yang telah terinfeksi virus positif tersebut.
Didalam hal ini sebenarnya virus tersebut tidak akan pernah berakhir, hanya saja masalah yang dialaminya sudah berakhir dengan sempurna. Dia mampu bangkit dan menikmati kehidupan selanjutnya.
Masalah yang lama sudah terselesaikan dengan sempurna yaitu ketika dia tidak dapat menikmati waktu-waktunya dalam kehidupan, kini dia sudah mampu menyerahkan semua kepada Nya dengan membuat hari-hari esok semakin berwarna. Dia tidak akan pernah menyesal akan karunia yang luar biasa yang diberikan untuk memotivasi teman-temannya. Baginya adalah kehidupan harus dijalani dengan keindahan dan nilai-nilai positif.
Dalam masalah diatas, persepsi orang-orang yang berbeda menganggap masalahnya tidak akan pernah selesai, karena dia terinfeksi HIV AIDS positif yang hingga kini belum ditemukan sebuah obat yang mampu menyembuhkan penyakitnya. Tak jarang dari kita menilai bahwa ini tidak akan pernah berakhir sampai kapanpun. Ini akan berakhir sampai batas umur kita yang telah ditentukan olehNya. Tetapi bagiNya masalah tersebut sudah berakhir masalahnya adalah ketika dia tidak menolak ketetapan yang sudah diberikan olehNya.
Masalahnya telah berakhir ketika dia mampu bangkit dengan menjalani esok hari dengan lebih berwarna. Telah berakhir juga karena dia mampu tersenyum menikmati keindahan dunia dengan nilai-nilai positif tersebut.
Andaikata dia tidak pernah bisa untuk memaknai hari nya begitu indah makanya kita tidak pernah tahu kapan masalah tersebut akan berakhir. Kita belajar satu hal dalam penggambaran diatas bahwa semua masalah pasti memiliki garis akhirnya. Jika kita mengalami kesulitan dalam penyelesaian itu karena saat ini kita tidak pernah percaya bahwa ada garis akhir yang menandakan bahwa sebuah masalah akan dapat terselesaikan.
Saya juga terinspirasi dengan sebuah cerita seorang anak yang berada dinegeri seberang yang merawat seorang ayah dari umurnya 8 tahun, ibu sudah meninggalkan dirinya ketika mengetahui bahwa suaminya terbaring tak berdaya. Keadaan perekonomianya tidak menunjang ia untuk berbuat lebih jauh terhadap ayahnya. Dia sangat menyayangi ayahnya, setiap hari dia merawatnya dengan segala kasih sayangnya dari makan hingga memandikanya. Dia juga tidak meninggalkan sekolahnya yang ditempuh dalam waktu yang cukup jauh, untuk membiayai sekolahnya dia bekerja menjual makanan kecil dari desa ke desa.
Tanggung jawab di rumahnya tetap dia jalankan dengan senang hati. Hal ini sudah dijalankannya hingga umurnya menginjak 14 tahun, dia pun dapat meracik obat-obatan untuk ayahnya yang dia bisa ditemukan sepanjang perjalanannya melewati hutan. Sehingga dia menjadi sehingga menjadi orang yang ahli untuk membuat obat-obatan untuk ayahnya, pengalamanya didapatkan dari belajar literature tentang obat dan pengamatan yang dilakukan oleh seorang suster. Sehingga di usianya yang 12 tahun dia mampu membuat obat-obatan untuk ayahnya. Dia mampu memilah-milah bahan apa-apa saja yang diambil dari Hutan yang dapat di tolerir untuk membuat racikan obat untuk ayahnya.
Hingga keadaan ayahnya semakin membaik karena kemampuanya. Semua orang disekitarnya semakin kagum denganya hingga suatu kali dia diwawancarai oleh salah stasiun TV. Ketika dia diwawancarai stasiun TV dan menanyakan pertanyaan “hal-hal apa yang kamu inginkan sekarang” pada awalnya dia diam dan tidak ingin menjawab pertanyaan tersebut. Ketika ditanya sekali lagi bahwa yang dia inginkan adalah Ibunya kembali dia menyatakan bahwa “Kembalilah ibu, kini saya sudah bisa merawat ayah. Ibu tidak perlu mengalami masalah ini” Ini adalah masalah utama yang diinginkanya.
Permasalahan diatas adalah anak tersebut ingin menyatakan kepada ibunya bahwa ini sudah berakhir, tidak perlu khawatir lagi. Dia mampu membuat permasalahan bagi ibunya sudah berakhir. Dia tahu bahwa ibunya meninggalkan suaminya karena tidak kuat menghadapi penyakit dari suaminya sendiri. Dan pelajaran yang dapat diambil dalam permasalahan tersebut adalah kerja keras serta kasih sayang mampu membuat sebuah masalah akan berakhir. Dia percaya suatu saat nanti dia mampu menyelesaikanya dengan sangat baik. Dia selalu berusaha setiap harinya tanpa mengeluh bahwa beban yang di tanggungnya begitu berat.
Satu hari pun dia tidak mengeluh dengan beban di usianya tersebut tetapi selalu berusaha untuk membebaskan dirinya dari belenggu masalah yang dihadapi setiap harinya.
Hal ini terkadang tidak mampu kita temukan di dalam diri ini. Jika beban sudah terlalu berat biasanya kita mengeluh dan berteriak “saya sudah tidak kuat” dan akhirnya menganggap bahwa ini tidak akan pernah berakhir. Percayalah bahwa ini pasti akan berakhir, kita mampu menghadapinya dan bangkit dari keterpurukan masalah. Ini akan berakhir tanamkanlah hal ini dalam pikiran ini sekarang juga.
Masalah yang datang bertubi-tubi membuat perasaan emosi menyatu didalam pikiran, sehingga ketika ingin apa yang kita lakukan saat itu tidak bisa berkonsentrasi terhadap pemecahan masalah yang terjadi. Ketika itu akumulasi dari perasaan emosi yang didahulukan terlebih dahulu sehingga dalam keadaan yang tidak terkondisikan dengan baik misalnya panik harus bisa menemukan jalan keluar terhadap masalah yang terjadi. Hal ini tidak semudah yang dibayangkan jalan keluar tidak dapat ditemukan dari ketidaktenangan pikiran.
Hal yang pertama dilakukan ketika berhadapan dengan masalah yang rumit terlebih dahulu adalah menenangkan segala pikiran dan emosi yang mungkin akan membuat bergejolak didalam dada. Jika pada saat kita menerima masalah mampu mengendalikan emosi maka akal sehat pun mampu ditemukan dengan sangat mudah. Bandingkan ketika pada saat itu kita menerima masalah dengan panik hingga perasaan marah bahkan yang lebih sering lagi terkadang kita menemukan perasaan tak ingin disalahkan, maka saat itu jangankan kita berharap jalan keluar yang terang.
Pada saat itu kita masih berkutik pada hal yang sama yaitu problematika pengendalian emosi dalam menghadapi masalah. Pengendalian emosi menjadi hal yang utama dan penting yang harus dilakukan untuk memperoleh ketenangan yang diinginkan. Tetapi sebaliknya jika pada saat itu kita menerima masalah dengan emosi yang labil maka jangankan kita berharap lebih untuk menemukan penyelesaian terhadap masalah yang kita temui pada saat itu hanyalah rasa amarah memuncak dalam berhadapan masalah.
Penyelesaian masalah harus bisa diselesaikan dengan kepala dingin bukan dengan keadaan yang sangat emosional. Berlatihlah untuk memiliki tingkat emosional yang baik dalam menghadapi segala sesuatunya. Jika kita memiliki nilai positif didalam diri ini kemungkinan dapat untuk memiliki pengendalian emosi dengan tingkat yang baik. Nilai positif dibangun sebagai benteng pertahanan didalam diri ini untuk membuat perubahan didalam menghadapi suatu masalah diantaranya adalah tingkat emosional.
Ketenangan menghadapi sebuah masalah dinilai menjadi sangat penting karena kita bisa mendapatkan proses dan hasil yang lebih baik dibandingkan ketika menghadapi dengan memakai kemarahan yang luar biasa. Ketika kita mengeluarkan kemarahan dalam menghadapi masalah maka pada saat itu sebenarnya kita belum siap untuk menghadapi masalah yang datang. Apabila hal ini dibiarkan terus menerus kita hanya semakin mengutuki masalah yang sering datang dalam kehidupan. Bahkan kita tidak mampu lagi menilai rasa syukur yang ada pada setiap masalah. Lalu bagaimana caranya untuk mengendalikan emosi tersebut?
Pertama kali cobalah berlatih dalam mengatur nafas ketika menemukan hal-hal yang memacu adrenalin. Biasanya nafas ini akan terengah-engah ketika berhadapan hal-hal baru yang dapat memancing adrenalin ini bekerja. Jika kita masih belum mampu mengatur nafas ini, hitunglah pada saat detik ke berapa menarik dan mengeluarkan udara. Dengan cara mengatur nafas merupakan cara yang efektif untuk memperoleh ketenangan.
Disamping itu persiapkan diri ini untuk memiliki nilai positif yang telah dipelajari sebelumnya karena ketika nilai positif sudah dapat dimiliki maka pada saat itu kita mampu memulai untuk berpikir dengan jernih. Tak hanya itu saja cobalah sekali waktu mulai berusaha untuk menghargai apapun yang telah diberikan olehNya.
Kemudian cobalah untuk mengucapkan rasa terimakasih karena penciptaan Alam yang luar biasa. Ketika pada saat itu kita mampu mengucapkan rasa syukur terhadap penciptaan yang luar biasa maka saat itu kita belajar untuk memulai menghargai apapun yang terjadi pada alam ini. Tak hanya itu jiwa ini dapat dengan mudah menyatu dengan alam dan merasakan ketenangan-ketenangan yang belum pernah didapatkan sebelumnya.
Penenangan diri yang dilakukan dengan semedi merasakan bagian-bagian terkecil dari keindahan alam ini merupakan hal-hal yang menarik. Pada saat kita sudah mampu menghargai apa sudah tersedia dan menerima apapun yang terjadi ketika dalam keadaan baik dan buruk merupakan langkah maju dalam memperoleh ketenangan dalam menghadapi masalah.
Jadi sekarang ini tak perlu lagi menerima masalah dengan hati yang marah tetapi terimalah dengan keseimbangan yang terdapat dialam ini yaitu dengan membuat ketenangan yang luar biasa. Ketenangan dalam jiwa merupakan cara yang efektif dalam penyelesaian masalah yang sangat rumit didalam proses kehidupan.
Permasalahan yang sering dialami dalam mengalami kegagalan adalah terkadang kita tidak pernah yakin apakah jalan yang diambil akan menuju keberhasilan itu benar-benar ada? ataukah hal ini hanya fatamorgana yang akan menyesatkan jalan pikran ini? Kegagalan diciptakan karena memang kita yang menginginkanya. Mengapa saya mengatakan demikian selama kita merasa yakin bahwa diri ini tidak pernah berhasil, hasil yang didapatkan adalah ketidak berhasilan.
Tetapi cobalah untuk merubah cara berpikir dalam mencoba menemukan jalan keluarnya.Pikirkanlah terus menerus keberhasilan yang diinginkan. Buatlah diri ini seolah-olah telah berhasil melakukan yang terbaik. Dan buatlah diri ini merasakan bahwa kita mampu menuju keberhasilan tersebut. Hindari memikirkan sebuah kata yaitu kegagalan. Karena dengan kita berpikir kegagalan, berarti kita sendiri yang sebenarnya menginginkan kegagalan ini terjadi. Tentunya hal ini tidak semudah yang dibayangkan. Terkadang hal yang terjadi dilapangan memaksakan pikiran ini untuk memikirkan kegagalan dengan secara cepat.
Jika masalah yang terjadi begitu beratnya, sehingga secara cepat pikiran ini hanya berkutik dengan pertanyaaan “bagaimana kalo gagal” atau setidaknya pikiran ini tidak pernah sempat untuk memberikan jalan agar dapat melihat keberhasilan tersebut. Jika dari pertama kita tidak menyesuaikan pikiran ini dengan keberhasilan maka selamanya yang didapatkan hanyalah kegagalan.
Kuncinya hanya satu untuk menciptakan keberhasilan dimana saat itu kita sudah memang sudah mulai yakin dan percaya bahwa masalah yang dihadapi sekarang ini dapat dengan mudah terselesaikan maka pada saat itu kita akan mendapatkan hasil yang sangat maksimal. Tetapi pada saat kejadian yang sangat berat menimpa hidup ini, dan ketidak percayaan timbul sehingga bertanya kepada diri sendiri “mampukah saya melewati ini semua?” pertanyaan tersebut sesungguhnya akan membawa kita pada gerbang kegagalan yang diinginkan. Karena pertanyaan tersebut tidak memiliki sikap dan nilai kepada diri sendiri. Bagaimana kita tahu bahwa kita akan berhasil kalo kita sendiri tidak pernah percaya terhadap diri sendiri?
Kepercayaan terhadap diri sendiri memberikan pengaruh yang luar biasa dalam menentukan keberhasilan yang diinginkan. Untuk membentuk sebuah kepercayaan diri yang kuat memang tidak semudah yang dibayangkan. Pikiran boleh mengatakan bahwa “Ya memang saya percaya diri” tetapi tindakan tidak menunjukkan bahwa kita memiliki kepercayaan diri. Pada saat tertentu setiap orang akan mengalami krisis kepercayaan terhadap diri sendiri tetapi ketika kita tidak memutuskan untuk mengubah krisis kepercayaan diri maka pada saat itu diri ini akan semakin terus dibayang-bayangi oleh kegagalan yang ada didepan mata. Tentu hal ini tidak pernah ingin terjadi, keinginan hati ini tentu tidak pernah memiliki keinginan apabila bayangan kegagalan ada didepan mata ini.
Untuk itu rubahlah diri ini segera melakukan perubahan terhadap diri sendiri. Dimana saatnya kita untuk menaikkan kadar kepercayaan diri untuk menghadapi lidi-lidi masalah yang sewaktu akan menusuk diri ini. Jika dari pertama kepercayaan diri ini sudah dibangun sejatinya masalah yang dihadapi saat ini menjadi sangat mudah untuk dihadapi. Bahkan kepercayaan diri yang luar biasa tidak sempat untuk memikirkan kesanggupan yang untuk menghadapi masalah yang terjadi. Justru kepercayaan diri memberikan segala persiapan yang awal dengan baik untuk menghadapi setiap masalah yang ada didepan mata.
Mulai sekarang bangunlah sebuah kepercayaan diri yang terbentuk dari pikiran dan nilai-nilai positif didalam diri ini sebagai persiapan ketika menemukan masalah yang baru.
Kepercayaan diri juga bisa diciptakan ketika kita telah berhasil menyelesaikan masalah yang ada. Kepercayaaan diri timbul begitu saja ketika kita sudah terbiasa berhadapan dengan masalah-masalah yang ada. Tetapi jika pertama kali kita dihadapkan dengan masalah yang berat dan tidak pernah punya pengalaman untuk menanganinya maka saatnya untuk diri ini membuat persiapan yang matang dalam meningkatkan kepercayaan diri.
Jika saat ini kita sudah biasa untuk menjadikan diri ini berpikir dan memiliki nilai-nilai positif maka kepercayaaan diri dapat dengan mudah ditingkatkan. Kepercayaan diri akan membentuk jiwa pantang menyerah dan jauh dari keputus asaan. Jika saat itu kita sudah merasa lelah terhadap masalah yang dihadapi, kita hanya merasa kelelahan saja tetapi kita terhindar dari keputus asaan. Karena sesungguhnya keputus asaan terjadi ketika kadar kepercayaan terhadap diri sendiri mulai menurun sehingga timbullah bayangan kegagalan. Hingga kita terus dihantui bayangan kegagalan tersebut dan akhiri menuju jurang keputus asaan.
Ketika di tengah jalan merasa lelah sehingga sedikit demi sedikit bayangan kegagalan datang begitu saja, langkah yang harus dilakukan adalah segeralah untuk meningkatkan kadar kepercayaan diri kembali. Karena kepercayaan diri sebenarnya merupakan kunci yang sangat baik dalam membuka pintu keberhasilan yang diinginkan. Temukanlah kunci kepercayaan diri ini sekarang juga!
Tidak pernah ada yang ingin melakukan kesalahan berkali-kali, tetapi terkadang diri ini lalai dalam mengingat kembali bahwa kita telah melakukan kesalahan lagi. Kita disibukkan dengan segala persoalan dan memikirkan jalan keluar terhadap sebuah masalah yang ada. Sehingga seolah-olah diri ini sibuk untuk melakukan sesuatu terhadap masalah tersebut. Tahukah kita bahwa sebenarnya telah membuang beberapa waktu untuk memahami masalah yang terjadi.
Kita terkadang hanya membesarkan beberapa masalah yang terjadi didalam hidup ini hingga kesempatan untuk belajar dari kesalahan itu tak dapat diperoleh. Kesempatan itu telah hilang karena sesungguhnya kita yang mensia-siakan waktu yang diberikan untuk belajar sesuatu yang berharga.
Sebenarnya manusia diciptakan dengan akal sehat yang sangat sempurna yang bisa digunakan sebagai pembelajar yang baik. Semua manusia adalah mahkluk yang sempurna, Jika Tuhan menciptakan beberapa kelemahan yang menutupi kesempurnaan manusia, tetapi Tuhan menciptakan keseimbangan dibalik kelemahan manusia yaitu menciptakan kelebihan. Sebagai contoh jika seseorang tidak dapat melihat, tetapi dia memiliki pendengaran yang sangat tajam. Jika seseorang tidak dapat melihat dan mengalami tuli, dia memiliki ketrampilan yang luar biasa dalam menghasilkan sebuah karya. Jika seseorang tidak memiliki kedua kaki tetapi dia memiliki prestasi yang luar biasa dalam bidang olahraga. Banyak sekali hal-hal yang unik yang bisa ditemukan dari setiap orang.
Manusia adalah pembelajar yang baik jika manusia memiliki kelemahan, manusia tersebut memiliki insting untuk mencari kelebihan apa yang dimiliki olehnya. Begitu juga ketika seseorang mendapatkan masalah yang beratnya, sebenarnya manusia bisa memiliki insting untuk tidak melakukan kesalahan yang sama tetapi terkadang insting tersebut tidak dapat bekerja secara maksimal.
Ketika masalah besar datang begitu saja kita belum siap untuk menerimanya sehingga segala daya dalam tubuh ini disibukkan dengan keadaan untuk menolak masalah-masalah yang datang. Penolakan terhadap masalah yang dilakukan adalah dengan cara menghindari masalah yang ada. Secara mental diri ini belum siap untuk menerima segala lidi-lidi masalah yang datang sehingga dalam diri ini belum terbentuk persepsi bahwa kita sebenarnya mampu keluar dari segala beban berat.
Persepsi diri ini masih terfokuskan kepada beban yang berat yang nanti kita dialami.
Misalnya ketika menghadapi sebuah masalah yaitu terlilit hutang hingga menghabiskan seluruh harta kekayaan seseorang, bahkan tak hanya itu saja Hutang tersebut harus segera dibayar segera mungkin dengan nilai yang tak sedikit. Setelah menghabiskan beberapa kekayaanya ternyata masih belum mencukupi untuk membayar semua hutangnya. Perkiraan dia sangat berat dan tidaklah mungkin untuk bisa membayarnya apalagi semua kekayaannya sudah habis begitu saja untuk menutupi semua hutangnya. Berkali-kali dia mencoba untuk mengakhiri hidupnya karena masalah hutang yang dihadapinya begitu berat. Tetapi niatan itu digagalkan dengan keinginanya yang masih mencari celah kehidupan.
Seandainya saja dia berhasil mengakhiri hidupnya pada saat itu dia tidak memiliki kesempatan untuk memperoleh pelajaran yang baru bagaimana memecahkan masalah dari belenggu hutang saat ini. Ketika kesempatan datang, kita dapat belajar dari kesalahan yang telah dilakukan. Ini terlihat ketika seseorang yang mempunyai hutang tersebut mulai menyelesaikan perlahan-lahan hutang-hutangnya. Ide-ide mulai muncul sebagai cara dalam penyelesaian hutang-hutangnya. Bahkan tak jarang kita temukan banyak sekali ide kreatif yang bisa digunakan ketika menangani masalah tersebut.
Dia mampu menciptakan ide yang baru untuk menjual barang-barang daur ulang. Dengan cara seperti ini akhirnya dia mampu menyelesaikan hutang-hutangnya. Tak hanya itu saja bahkan dia mampu memonopoli pasar yang sangat jarang ini di luar negeri. Berkat hutangnya dia menjadi manusia yang luar biasa. Kalo saja sebuah masalah mengenai hutangnya pada saat itu tidak pernah ada mungkin sekarang ini dia tidak lagi menikmati hasil jerih payahnya selama ini.
Sungguh luar biasa akal pikiran manusia jika mampu dipergunakan secara maksimal. Satu hal yang harus dipahami adalah kalo saja kita menerima masalah yang datang di dalam diri ini dengan suka cita dan mental yang sudah terbangun dengan sempurna kita akan siap menghadapi segala kemungkinan dan resiko yang nanti akan ada didepan mata.
Kita bisa menggunakan akal pikiran ini untuk bekerja keras menemukan berbagai jalan alternatif untuk menghadapi masalah-masalah yang datang. Satu catatan yang sangat berarti bahwa manusia adalah pembelajar yang baik, ketika mental kesiapan sudah terbentuk maka diri ini dapat dengan mudah menemukan setiap jalan yang ingin kita lakukan demi melepaskan ikatan yang kuat terhadap sebuah masalah.
Akhirnya dalam keadaan terdesak ide untuk menyelesaikan sebuah masalah dapat ditangani dengan sangat baik. Yakini didalam hati ini bahwa Ya benar sesungguhnya manusia adalah pembelajar yang baik.
Jika saat ini kita mengalami kegagalan janganlah berpikir bahwa selamanya diri ini akan semakin terpuruk, semakin kita terpuruk maka kita tidak pernah mengetahui dan merasakan bahwa ada sebuah jalan yang terang yang nanti membawa kita menuju gerbang kesuksesan. Jalan yang selama ini tidak pernah diketahui karena perasaan dan hati ini selalu merasakan bahwa kegagalan adalah sebuah bencana yang akan menghancurkan kehidupan.
Kegagalan yang kita jadikan sebuah masalah yang baru, sehingga disibukkan dengan seluruh perasaan bersalah terhadap permasalahan yang terjadi. Hingga saat ini kita tidak pernah terbebaskan dari perasaan bersalah karena kegagalan tersebut. Semua mata telah tertutup dengan semua rasa kegagalan yang semakin menumbuhkan perasaan marah dan tidak ingin melakukan apapun juga.
Pikiran ini telah menutup mata untuk melihat jalan yang terang. Padahal jalan yang terang akan membawa diri ini menuju keberhasilan yang diinginkan. Jika sekarang ini kita gagal melakukan sesuatu belum tentu keesokan hari kita akan gagal di kesalahan yang sama. Jika keesokan harinya kita mengalami kegagalan pula saat ini berarti kejadian mewajibkan diri ini untuk memperhatikan setiap kesalahan yang terjadi sehingga setelah berulang kali mencobanya kegagalan akan membawa pada kesuksesan.
Seorang jenius menghasilkan sesuatu yang diinginkan pun telah mengalami kegagalan pula. Tahukah kita bahwa Thomas alva Edison baru mencoba lebih dari seribu kali baru menghasilkan sebuah lampu. Jika di tengah jalan dia menyerah begitu saja ketika telah melakukan percobaanya yang ke seribu maka dia tidak pernah menemukan titik keberhasilanya. Begitulah seterus jika saat ini kita merasakan bahwa saya mengalami kegagalan 10 x dan saya tak pernah ingin mencobanya kembali maka kita tidak pernah tahu bahwa percobaan yang ke 11 akan membawa kepada ke titik keberhasilan yang diingin.
Hal ini demikian terjadi ketika berhadapan dengan sebuah masalah, seribu jalan sudah dicoba untuk menemukan jalan keluarnya tetapi saat itu belum ada keberhasilan dalam menemukan jalan terangnya. Jika saat itu kita berpikir untuk berhenti mencari jalan yang terang maka saat itu waktu yang tepat untuk diri ini dalam keterpurukan.
Selamanya jalan terang ini akan berhenti dan tak pernah di terlihat oleh pikiran ini. Jika satu kali saja kegagalan saja kita sudah mengeluh dan tidak pernah ingin mencoba kembali bagaimana saat ini menemukan jalan yang terang? Kenapa kita memiliki jiwa yang rapuh dan mudah menyerah? Bukankah setiap masalah yang berhasil terselesaikan dapat membuat jiwa ini menjadi lebih tegar dan berani.
Jangan biarkan jiwa yang rapuh tersebut akan mempersulit langkah kita selanjutnya. Tanamkanlah kekuatan panyang menyerah didalam diri ini dan tanamkanlah kekuatan baja dalam pikiran ini agar saat menghadapi masalah dan menemukan jalan keluarnya tetapi kita mengalami kegagalan jiwa ini tidak pernah berputus asa untuk mencoba menemukan kembali.
Tidak pernah ada kegagalan yang tidak menemukan keberhasilan Tampaknya banyak orang yang tidak pernah setuju dengan pendapat saya ini. Jika saya bertanya kembali mengapa mereka tidak menemukan keberhasilan? Ingatlah bahwa hidup ini memiliki dua sisi yang berbeda ada kegagalan namun juga ada keberhasilan. Tidak pernah kegagalan yang tidak ada keberhasilan. Jika mereka tidak menemukan keberhasilan karena kebanyakan dari mereka menghabiskan waktu mereka hanya untuk meratapi nasib dan jiwa putus asa.
Mereka lelah dalam mencoba kembali, toh bagi mereka hanya kegagalan saja yang ada di depan mata. Mengapa tidak kita terapkan jika saja bahwa belum saatnya kita keberhasilan daripada kita hanya mengatakan “saya tidak pernah berhasil” . Saya menyakini pasti akan ada keberhasilan yang saya temukan dalam setiap kegagalan yang pernah saya lakukan. Hanya pada saat ini dua pilihan yang harus kita pilih, kita memilih untuk menyerah dan tak melakukan apa-apa atau memilih tetap maju sampai pada saat ini jalan terang itu kita dapatkan.
Ingatlah selalu rumus kegagalan bahwa kegagalan pasti akan membawa kesuksesan sekarang tergantung kepada diri ini berapa lama kita sanggup mengalami kegagalan ini? Jika kita gagal terapkan dalam diri ini bahwa kita belum berhasil bukannya tidak berhasil. Waktu ini bukan waktu yang baik untuk diri ini, ini belum saat kita mencicipi aroma keberhasilan itu. Ingatlah cepat atau lambat pasti akan menemukan aroma keberhasilan yang diinginkan. Dan mengatakan “Ya, memang ada kegagalan dan keberhasilan”