Cari Blog Ini

Selamat datang di Inspirasiku

Realisasi Mimpi = Doa +Optimis + Positif Thingking+ Usaha + Mental Baja :)

Selasa, 12 April 2011

Kesuksesan adalah pelangi




“Saya marah karena rasa kegagalan ini!, setiap saya berusaha pasti kegagalan ada di hadapan saya. Sungguh lelah dan capek rasanya sekian jam saya berusaha hanya dibutuhkan waktu beberapa detik saja untuk menuju kegagalan dan membutuhkan waktu beberapa hari untuk merasakan apa itu kegagalan” Apakah ini sering terjadi dengan kita? Tanpa kita sadari penurunan kadar adrenalin untuk mencoba kembali menjadi menurun.
Tabung pasir kegagalan menurun perlahan-lahan semakin lama semakin habis sehingga menguras segala adrenalin untuk tak ingin mencoba kembali. Pasir yang di kumpulkan hingga menjadi bahan bakar untuk mencoba kembali kini sudah tak dapat kita temukan kembali. Alternatif harus kita temukan kembali dengan cara kita harus mencari bahan bakar yaitu cairan adrenalin yang sesuai dengan tubuh kita.
Rasanya terlalu sulit untuk dimulai kembali. Itulah yang terkadang sering kali di rasakan. Terkadang ketika kita telah menemukan bahan bakar yang sesuai dengan tubuh kita dan memacu seluruh adrenalin untuk mencapai puncak keberhasilan tetapi di tengah jalan kita mengalami berbagai kesulitan hingga menguras semua bahan bakar dan tubuh kita tak dapat menerima kembali bahan bakar yang sama karena proses yang menolak hal ini yang sering kali disebut dengan kegagalan ini.
Adrenalin kita justru meningkat ke dalam emosi sehingga semua yang telah di rencanakan di titik awal menjadi sia-sia dan kembali ke titik nol karena semua rasa marah yang tersisa dan tak dapat dikendalikan. Jika rasa marah menguasai tubuh kita saat ini, janganlah mengharapkan dapat kembali justru mempunyai pikiran yang jernih saja rasanya sulit sekali.
Jika kita cermati rasa marah mengendalikan tubuh kita untuk menghentikan semua otot untuk bekerja, kalaupun jika kita tubuh kita masih terus bekerja justru kita tak bisa mengendalikan cara kerja tubuh ini.
Ingatan dari kumpulan memori tak bisa lepas dengan rasa kegagalan. Tapi tahukah kita bahwa mencoba kegagalan berarti jalan semakin terang untuk mencapai keberhasilan yang bertahan lama. Jika kita mendapatkan sebuah kesuksesan tanpa mencoba rasa kegagalan rasanya kita tidak bisa menikmati arti sebuah kesuksesan tersebut, justru sebaliknya kita akan semakin terbuai dengan aroma kesuksesan.
Hingga jika suatu saat kegagalan ada di dalam pandangan mata, kita tidak pernah memiliki pengalaman untuk mempertahankan kesuksesan tersebut. Sehingga kesuksesan tersebut hanyalah berumur jagung. Tentunya hal ini tak ingin terjadi. Aroma kesuksesan layaknya sebuah pelangi yang di tempa oleh hujan deras kemudian diakhiri dengan indahnya pelangi. Pelangi tak dapat muncul karena tak ada hujan. Sejauh mata memandang pelangi begitu indah terlihat, tetapi jika kita mendekati pelangi tak jelas untuk terlihat. Begitu pula kesuksesan, sejauh mata memandang kesuksesan menjadi sangat indah jika dirasakan dan diperhatikan lebih dalam. Proses setelah hujan yang begitu sulit sehingga terjadi pembiasan yang diakibatkan oleh sinar matahari adalah proses terjadinya sebuah pelangi.
Begitu pula dengan keberhasilan untuk merasakan aroma keberhasilan yang dapat kita nikmati, kita harus merasakan hujan-hujan rintangan yang ada di depan mata. Lalu ada seseorang bertanya “Tidak selamanya ada hujan lalu ada pelangi” saya kemudian menjawab pertanyaan tersebut “Tunggulah, bersabarlah dan tetap berusaha untuk menantikan pelangi” Kemudian dia memprotes jawaban saya dengan pertanyaan bernada marah “Lalu, Berapa lama lagikah kami bisa melihat pelangi?” kemudian saya kembali menjawab “Jika kita sudah mampu mengendalikan emosi dan rasa marah kita terhadap hujan, maka pada saat itulah kita dapat menikmati indahnya pelangi” 

Kamis, 07 April 2011

Layaknya bersepeda







Apa yang anda ingat ketika mengayuh sepeda? Dahulu anda harus belajar untuk mengayuh sepeda tersebut, kini anda telah menjadi mahir untuk bersepeda. Apakah setiap anda mengayuh sepeda harus mengingat apa yang dipelajari sewaktu masih belum mahir? Yah anda tidak perlu mengingat ketika pertama kalinya bersepeda karena semua otot secara otomatis bekerja tanpa memanggil memori yang bekerja di dalam otak. Ketika di dalam otak anda telah tersimpan memori dan skema bersepeda.Mereka tidak perlu di panggil ulang ketika anda ingin bersepeda.
Ini seperti anda berjalan, apakah anda harus mengingat ketika perjalanan anda merangkak hingga mampu berjalan? Ini adalah suatu kebiasaan yang tidak perlu anda ingat kembali bagaimana cara berjalan atau bersepeda.
Skema bersepeda semakin dalam sehingga anda tidak melakukan upaya apapun sekarang ini untuk bersepeda, bahkan anda sudah dikatakan mahir melakukannya. Hal ini bisa anda terapkan ketika menginginkan sesuatu yang terlalu sulit untuk dilakukan.
Bayangkanlah anda saat ini layaknya bermain sepeda dengan mudah. Tidak bisa karena tak biasa kalimat itu sering sekali kita mendengarnya. Padahal kalimat ini menjadi senjata ampuh untuk berbuat sesuatu yang kita anggap diluar batas kemampuan.
Lakukan hal yang anda anggap tak nyaman menjadi sesuatu hal yang harus dipelajari. Berjalan dan bersepeda merupakan zona nyaman anda, karena anda tidak perlu belajar kembali untuk melakukan hal itu. Bandingkan ketika dahulu baru menggunakan sepeda, anda merasa tidak nyaman untuk melakukanya, anda merasa tidak biasa untuk sepeda tersebut. Inilah yang disebut zona belajar, semakin lama anda belajar menggunakan sepeda sedikit demi sedikit zona belajar anda berkurang dan zona nyaman anda bertambah.
Sekarang bersepeda merupakan zona nyaman. Anda tidak perlu belajar kembali untuk melakukan hal ini. Nah, jika anda ingin melakukan sesuatu yang di anggap susah misalnya tak mahir untuk berbahasa inggris, dan ini adalah zona pembelajaran anda saat ini. Teruslah berusaha seperti pertama kali nya seperti memulai langkah untuk bersepeda.
Tak selamanya zona pembelajaran akan menjadi zona pembelajaran. Anda harus tekun, bersabar dan percaya bahwa sebuah kesulitan anda saat ini akan berubah menjadi zona nyaman. Hingga zona nyaman semakin bertambah dan tidak perlu merasakan kesulitan-kesulitan yang berarti.
Layaknya bersepeda anda melatih hal ini secara terus menerus, hingga semakin mahir untuk bersepeda. Begitu juga kesulitan-kesulitan yang anda hadapi suatu saat nanti, berlatih terus hingga anda tidak lagi menganggap ini sebagai zona pembelajaran anda.

Rabu, 06 April 2011

Hujan Deras





Ketika hujan turun membasahi bumi dengan sangat deras dan anda sedang melakukan perjalanan yang penting untuk masa depan anda, apa yang anda lakukan saat itu? Jika anda membawa payung, pastilah saat itu perjalanan anda bisa di tempuh dengan mudah. Tetapi bagaimana ketika payung tidak di tangan anda saat ini? apa yang ingin anda lakukan untuk perjalanan tersebut? Beberapa orang mengatakan kepada anda lebih baik berhenti dulu dan berteduh yang aman hingga hujan reda kemudian lanjutkan perjalanan kembali. Atau anda memilih untuk melaju terus tak perduli seberapa besar hujan yang membasahi tubuh anda.
Ketika anda membawa payung justru anda takut melewati hujan deras tersebut karena angin semakin yang kencang akan membawa payung terbang entah kemana sehingga saat itu anda pun takut berhadapan dengan segala hal rintangan yang sudah dibayangkan sebelumnya.
Pilihan-pilihan anda akan mempengaruhi kehidupan selanjutnya. Tidak ada yang pernah salah dalam setiap pilihan anda, hanya saja proses yang anda jalani saat ini masih belum tepat untuk menjalankan pilihan tersebut.
Ketika anda membawa payung, pilihan tersebut anda anggap tepat tetapi tahukah bahwa proses ke depannya tidak selamanya dapat di lalui walaupun awalnya sudah dipersiapkan secara matang. Terkadang kita hanya memikirkan awal dan akhir sebuah tujuan, tetapi ketika mengabaikan sebuah hal yang penting yang menggabung titik awal dan titik akhir yaitu sebuah proses.
Ketika titik awal telah yakin anda dapatkan dengan payung di tangan belum tentu proses yang di dapatkan semudah yang dibayangkan.
Sedangkan ketika anda tidak membawa payung keputusan saat itu adalah berhenti sejenak untuk berteduh. Proses berteduh pun terkadang mengalami hambatan, anda mulai merasa resah untuk menunggu waktu kapan hujan akan berhenti.
Sedangkan ketika anda memilih untuk mengambil keputusan membiarkan seluruh anggota tubuh bebas untuk di lalui air hujan dan terus melangkah ke arah masa depan anda. Dan akhirnya anda sudah berada di titik akhir terkadang rasa lelah karena memacu dari awal untuk secepat mungkin tidak ingin meninggalkan masa depan tersebut.
Proses kehidupan menjadi begitu penting, tidak selama nya orang yang memiliki tujuan baik mendapatkan proses perjalanan yang baik pula, atau ketika telah mendapatkan sebuah peluang yang merupakan kesempatan anda untuk menjalankan titik awal yang baik, tetapi ingatlah proses tersebut tetap mempengaruhi setiap jalan anda.
Titik awal yang merupakan peluang,  jika tidak melewati sebuah proses yang baik bisa jadi tujuan akhir yang telah anda rencanakan menjadi hanya sampah saja. Satu hal yang menarik dalam hal ini adalah anda tidak mampu untuk memanfaatkan setiap peluang yang ada didalam diri. Anda hanya terlena dengan segala kesempatan dan tujuan akhir yang sangat indah tanpa memperhatikan jalan ditengah antara titik awal dan tujuan akhir. 
Hujan yang deras membawa setiap manusia memiliki pilihan-pilihan masing-masing. Perbedaan pendapat dalam memilih pilihan tak jarang banyak kita temukan, tetapi hanya anda yang bisa menjawab karena pilihan yang orang lain anda baik, belum tentu itu terbaik untuk anda pula. Dan ingatlah bahwa anda yang akan menjalani, setiap proses dari titik awal hingga tujuan akhir.

Selasa, 05 April 2011

Jalan Setapak




Ada satu pepatah yang saya ingat ketika membaca sebuah buku yang menginspirasi saya untuk menulis yaitu “jika mereka diam saya berjalan, Jika mereka berjalan saya berlari, jika mereka berlari saya sudah sampai tujuan, jika mereka telah sampai tujuan saya istirahat, dan jika mereka istirahat saya mulai berlari.” Sebuah kalimat yang akhirnya menginspirasi saya agar seseorang harusnya memiliki pikiran lebih maju dari yang lain.
Kita tidak bisa diam saja jika menginginkan sesuatu yang lebih besar. Harapan bukanlah sebuah jalan setapak, yang sedikit kali usaha untuk dapat melewati jalan setapak. Jalan setapak terlalu mudah untuk dilewati, kita belum terbiasa untuk menikmati batu tajam yang ada di depan kita. Jalan kita yang terlalu mulus untuk dilewati yang terkadang menganggap kita sudah sampai tujuan padahal ini hanyalah sebuah fatamorgana yang akan mempengaruhi pikiran untuk menghentikan segala tujuan awal yang telah kita rancang dengan sempurna.
Fatamorgana yang menganggap bahwa tujuan dan harapan sudah selesai, kenikmatan sesaat yang terlalu fatal jika anda telah jatuh dan tak mau bangkit kembali. Fatamorgana yang dapat mempengaruhi jalan pikiran anda untuk berhenti berharap. Jalan setapak yang anda lalui merupakan sebuah  jebakan anda untuk menikmati setiap detik nafas yang tersisa karena harapan anda hanyalah sebuah ilusi. Untuk itu jalan yang terbaik untuk anda adalah perbaiki langkah kaki dan perhatikan setiap jalan yang ingin anda tempuh.
Buatlah perencanaan yang matang dari setiap jalan yang ingin anda lalui. Dengan membuat perincian secara detail misalnya saja dengan cara memberikan pertanyaan kepada perencanaan tersebut
1.    Berapa lama anda sanggup melakukan perjalananan?
2.    Perjalanan seperti apa yang ingin anda lalui?
3.    Rintangan-rintangan apa saja yang nanti akan dihadapi? 
4.    Apa tujuan dari setiap perjalanan yang ingin anda lakukan
Tulislah perencanaan anda secara jelas dari setiap jalan yang ingin anda lalui karena setiap jalan yang ingin anda lalui berpengaruh terhadapa masa depan anda. Jalan setapak yang anda lalui kini berubah menjadi jalan berliku sesuai dengan harapan anda saat ini.
Perhatikan setiap lingkungan yang berada dalam setiap jalan ini, apakah ada tikungan yang tajam untuk anda melemaskan otot-otot sekedar untuk menarik nafas agar tidak tergesa-gesa untuk melalui, karena bisa bearti langkah yang anda lalui dapat menjatuhkan anda sendiri. Disini memerlukan keputusan-keputusan yang tepat untuk bisa membantu anda melakukan perjalanan kembali. Jangalah tergesa-gesa ketika mengambil keputusan yang terpenting dalam hidup anda. Pikirkan baik-baik keuntungan dan kerugian dari segala akibat keputusan yang anda ambil. 
Keputusan yang anda ambil akan mempengaruhi segala gerak langkah anda menuju tujuan tersebut. Bisa jadi tujuan yang anda miliki membawa kegagalan daripada kesuksesan ketika anda melakukan keputusan yang tak tepat. Untuk itu perhatikan setiap langkah kaki anda. Jangan sampai saat ini menginjakkan kaki ke tempat yang salah. Atau anda justru terlalu berhati-hati untuk melangkah sehingga jalan yang anda lalui menjadi sulit sekali di kendalikan. Gerak kaki anda menjadi ragu-ragu untuk melangkah. Justru yang anda lakukan menghambat semua tujuan, sehingga waktu terus beputar tetapi anda  masih terdiam untuk mempertimbangkan segala tujuan anda.
Hal ini menjadi penghalang anda untuk mencapai harapan dan tujuan diinginkan. Ringankan kaki anda saat ini kemudian tajamkan mata anda untuk memperhatikan segala rintangan. Kuatkan kemauan anda untuk terus melangkah anggap jalan yang anda lalui adalah jalan yang tak berlobang. Dengan cara seperti ini,  kaki anda dapat melangkah ke tujuan akhir.

Senin, 04 April 2011

Fasilitas Alam




Pernahkah anda mendengar kicauan burung di pagi hari. Jika kita amati lebih dalam kumpulan burung menikmati keindahan pagi ini dengan merangkaikan nada-nada indah menjadi sebuah lagu yang akan dinikmatin oleh semuanya.
Setiap hari burung selalu berkicau walau terkadang hujan membasahi bumi, sekumpulan burung selalu berusaha untuk berkicau tak mengenal hari apakah hari ini senin atau sebaliknya sabtu. Burung-burung selalu menunjukkan keceriaan yang luar biasa. Mereka semua menikmati embun pagi yang tersisa di setiap sudut-sudut bumi. Keceriaan di pagi yang menganggumkan layaknya burung yang bernyanyi dengan indahnya, menunjukkan rasa syukur yang luar biasa terhadap seluruh ciptaan Tuhan.
Rasanya hal ini layak kita tiru, andaikan saya burung saya akan bernyanyi dengan riang gembira mengikuti irama alam yang sudah diciptakan olehNya. Tetapi saya bukan burung-burung itu, terkadang ketika pagi menjemput banyak orang mengatakan bahwa ini bukan pagi yang indah untuk saya. Saya akan di hadapkan dengan banyak permasalahan pekerjaan di pagi ini, jika saya boleh memilih mungkin lebih baik tidak pernah ada pagi berarti saya tidak akan melewati seluruh permasalahan di dalam pekerjaan saya. Pernahkah anda berpikir hal demikian? ketika anda merasa bahwa lingkungan pekerjaan sudah tak pernah lagi bersahabat dengan anda, banyak hal perubahan sifat yang anda alami saat ini.
Tidak hanya di dalam pekerjaan saja, ketika anda bangun dan berharap tak pernah ada lagi beban yang anda hadapi sekarang ini terlalu sulit untuk melepaskan segala beban yang sudah mengikat segala pikiran anda untuk memikirkan hal ini. Hal ini membuat anda tak pernah menikmati pagi-pagi ini, anda bahkan tak menghiraukan titikan embun yang jatuh menyentuh bumi.  Tidak hanya itu bahkan kicauan burung yang sangat indah tak pernah kita hiraukan pula.
Jika anda mengatakan “Ini karena sang burung tak memiliki masalah layaknya kita seorang manusia” rasanya hal ini menjadi satu pelajaran yang sangat berarti. Ketika kita bangun terkadang kita lupa untuk mensyukuri segala nikmat yang diberikan olehNya, justru tanpa kita sadari terlalu banyak kata-kata yang mengandung keluhan yang sering kali terucapkan. Seperti “kenapa harus pagi lagi?” atau “saya masih belum puas menikmati hari libur saya”. Hal seperti ini terkadang justru yang mewarnai pagi ini.
Berusaha untuk selalu bersyukur terkadang bukanlah sesuatu hal yang mudah, karena ketika beranjak dari tempat tidur justru segudang masalah yang terpikirkan oleh kita. Rasanya kita harus menyadari dengan kita bersyukur seperti berusaha menikmati tetesan embun yang terdengar indah ketika menyentuh bumi. Kita tidak pernah menyadari bahwa keseimbangan alam yang selama ini tercipta olehNya, dapat menyeimbangkan segala permasalahan yang terbebani.
Dengan bersyukur setidaknya sedikit demi sedikit keseimbangan alam yang memang sudah tersedia olehNya dapat di nikmatin anda. Dan berkatalah kepada diri anda sendiri mulai detik ini saya akan berusaha untuk menikmati kicauan burung yang sangat indah, tetesan embun yang membentuk nada, udara pagi yang semakin menyegarkan dan berbagai fasilitas alam yang sudah tersedia untuk kita. Fasilitas alam yang di ciptakan olehNYa  memiliki sebuah tujuan yaitu segala hal yang terjadi didalam hidup ini  agar mampu kita syukuri walaupun itu terasa berat untuk anda. Tetapi percayalah sedikit anda bersyukur anda telah mengurangi dua kali lipat beban pikiran anda terhadap permasalahan yang anda. 

Jumat, 01 April 2011

Saya mampu karena saya mau





Apa yang mendorong anda untuk melakukan usaha maksimal? Dan apa yang mematahkan usaha anda ketika usaha anda dinilai belum maksimal? Salah satunya adalah sebuah keinginan.
Tanpa anda sadari setitik keinginan akan mempengaruhi jalan pikiran anda untuk melakukan hasil yang maksimal. Pernahkah anda merasa bahwa anda tak mampu melakukan sesuatu? Apa yang mendorong anda memikirkan bahwa anda tak dapat berbuat sesuatu terhadap apa yang anda usahakan. Keinginan mempengaruhi pikiran anda untuk berkata “tidak” dengan kata tersebut anda mampu melemaskan seluruh otot dan jalan pikiran anda untuk berhenti bekerja. Kata “tidak” berarti anda mengijinkan seluruh anggota tubuh menolak segala hal yang berhubungan dengan usaha anda.
Walaupun usaha tersebut telah anda nilai dengan cara yang maksimal tetapi jika kata hati anda menolak dan mengatakan “tidak” secara otomatis pikiran anda akan bekerja mempengaruhi gerak otot dan aliran darah dalam tubuh anda sehingga usaha tersebut dinilai tidak mampu menyamakan rasa keinginan yang sebenarnya bukan dari anda.
Suatu saat teman saya bercerita kepada saya bahwa tujuan hidupnya hanya satu keinginanya yaitu menikah dengan laki-laki pilihan orang tuanya demi kebahagian orang tuanya.
Keinginan yang terbesar adalah membahagiakan orang tuanya, tetapi dia tidak menyadari dibalik keinginan terbesarnya tanpa terucapkan oleh rangkaian kata-kata pastinya dia merasa tak mau untuk menikah dengan laki-laki yang asing baginya.
Suka tidak suka, mau tidak mau pernikahan itu akhirnya terjadi juga. Kedua orang tuanya sangat menyayangi sang anak yang dinilainya memiliki hati yang lembut dan tak melawan akan keinginan kedua orang tuanya.
Sang wanita berusaha untuk mencintai laki-laki tersebut demi kebahagian orang tuanya. Sekali lagi dia mengorbankan perasaanya untuk berusaha mencintai laki-laki tersebut. Tetapi sekalipun dia berusaha untuk mencintai laki-laki pilihan orang tuanya, dia merasa tersiksa dengan usaha yang telah dilakukan dengan maksimal. Dia selalu menangis kita usahanya tidak berhasil dengan mencintai laki-laki tersebut. Hari berganti hari, dan tahun pun berganti tahun sebuah kejadian yang mereka alami begitu pahit ketika mereka harus berpisah karena alasan “saya tak mampu mencintainya”.
Masalah ini terjadi ketika kedua orang tua sang wanita meninggal dunia dan masalah menjadi runcing ketika sang wanita memutuskan ingin mengakhiri mahligai pernikahan yang dibangun hampir 5 tahun lamanya. Sang wanita merasa begitu tersiksanya usaha yang dilakukan tak membuahkan hasil sama sekali. Bahkan dia merasa semua usahanya dilakukan karena keterpaksaan bukan keikhlasan yang diperoleh dari hati.
Dari cerita ini kita dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa keinginan yang didasari oleh keikhlasan hati dan usaha yang maksimal dapat memperoleh hasil yang maksimal pula. Keikhlasan hati menjadi hal yang diperlukan untuk menunjang usaha anda. Satu kalimat yang sangat berharga yang menunjukkan usaha anda dan keikhlasan hati anda tergambarkan dalam kalimat “saya mampu karena saya mau”

Rabu, 30 Maret 2011

Inspirasi Kreativitas Sang Bocah




Pada hari itu ketika  saya memutuskan untuk mencoba peruntungan di dunia bisnis dan usaha, saya telah banyak belajar banyak hal bagaimana memulai sebuah usaha.
Saya berusaha untuk mencari usaha dan bisnis apa yang tepat untuk saya. Seorang pengrajin dan pengusaha memberikan banyak inspirasi untuk memulai langkah baru didunia bisnis. Beliau adalah pak slamet, seorang wirausaha yang sangat peduli terhadap lingkungan dengan memanfaatkan sampah-sampah yang berada disekitarnya. Pak slamet adalah pendiri dari usaha yang di beri nama “LUMINTU”.
Perjalanan menuju rumah beliau yang menempuh perjalanan sekitar 2 jam lamanya. Perjalanan yang tak sia-sia, banyak sekali bekal yang di dapat dari sosok pak slamet. Beliau bercerita banyak mengenai jatuh bangun usahanya yang di rintis sejak tahun 1998.
Ada satu hal yang menarik dari sosok seorang pak Slamet yaitu daya kreativitas tingkat tingginya. Jika anda mengunjungi rumah beliau, hampir semua sampah dia mampu menggunakan untuk modal kerajinannya. Tak ada sampah yang tak dapat dia sulap yang dapat menghasilkan sejumlah uang.
Rasa penasaran saya semakin menjadi ketika melihat kreativitas seorang bapak yang usianya sudah tak lagi muda. Sehingga saya banyak sekali mengajukan pertanyaan kepadanya, salah satu pertanyaan yang sangat menarik untuknya adalah “Biasanya bapak mendapatkan dari mana inspirasi untuk kerajinan ini?” beliau menjawab dengan lugas bahwa “Mba, kreativitas itu bisa saja datang seseorang yang masih bocah” Kemudian dia menunjukkan sebuah alat yang sudah menjadi sampah dan dapat digunakan kembali untuk berbagai permainan yang diciptakan oleh anak-anak.
Alat tersebut sangat sederhana terbuat dari beberapa pulpen yang diciptakan untuk dapat dibuat permaianan temba-tembakan. “Bapak, banyak belajar dari beberapa bocah yang kumpul disini” tanpa kita sadari pernyataan tersebut memberikan pelajaran yang sangat berarti bahwa kita tidak boleh memandang sebelah mata daya penciptaan dari seorang anak. Bisa jadi penciptaan dan daya kreasi tersebut dapat dikembangkan dan dijadikan langkah awal mencoba memulai usaha.
Beliau banyak bercerita bagaiamana daya kreasi anak-anak dapat terus menginspirasinya untuk mencoba sesuatu hal yang baru. Beliau mengatakan kepada saya bahwa “Bapak, tak ingin kalah. Ia selalu mengasah kreativitasnya dengan anak-anak yang tinggal didaerahnya. Dengan begitu bisnis ini dapat terus bertahan” pengalaman-pengalaman berharga yang beliau ceritakan menjadikan sebuah inspirasi untuk saya memulai bisnis baru.
Kreativitas kata sangat diperlukan untuk bersaing di dunia usaha. Tanpa kreativitas hanya mengandalkan pengetahuan dan jaringan sosial dapat dipastikan usaha yang kita rintis tidak akan bertahan lama. Tetapi jika anda memiliki daya kreativitas yang tak pernah ada habisnya dan memulai sesuatu yang orisional anda lebih di hargai dalam memulai usaha anda dan usaha anda akan terus berkembang seiring dengan berjalanya daya kreativitas anda. Mulailah belajar memperhatikan lingkungan disekitar anda. Barangkali seorang bocah dapat memberikan kreativitas baru dalam hidup anda.